ANALISIS DAMPAK BUDIDAYA IKAN SISTEM KERAMBA JARING APUNG TERHADAP TINGKAT SAPROBITAS PERAIRAN DI WADUK WADASLINTANG KABTJPATEN WONOSOBO

Bambang Sulardiono

Abstract


Kegiatan budidaya dengan karamba apung merupakan salah satu upaya untuk meningkatkanproduksi perikanan di perairan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo. Meningkatnya jumlah kegiatanbudidaya di perairan tersebut tentunya akan menimbulkan dampak yang kurang baik terhadap perairankarena sisa pakan yang terbuang karena tidak dikonsumsi dan hasil proses metabolisme dari organismeyang dibudidayakan di daerah tersebut. Apabila terakumulasi di dasar perairan secara terus-menerusakan menimbulkan penumpukan bahan organik. Tingginya bahan organik akan mempengaruhi tingkalkesuburan pada Maka perlu adanya suatu penelitian yang akan melihat sejauh mana kegiatan budidayadengan karamba apung akan membe.rikan dampak ke dalam perairan.Tujuan penelitian adalah mengetahui kondisi perairan sebagai dampak dari kegiatan budidayakaramba jaring apung yang berpengaruh pada tingkat saprobitas perairan wadaslintang.Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Mei 2008 di Perairan Wadas-lintang, KabupatenWonosobo. Metode penelitian menggunakan cara deskriptif, yaitu mencari informasi faktualidentifikasi masalah dan evaluasi. Kaidah pengambilan keputusan menggunakan uji korelasi.Pengambilan sampel dilakukan selamal bulan, dengan interval waktu pengambilan sampel I hari dalamI minggu. Pengambilan sempel dilakukan pada 5 stasiun dengan hari yang sama dengan jangka waktu6 jam untuk semua pengzrmatan paranieter kualitas air (suhu, kedalaman, kecepatan arus, pH dan DO)dengan dilakukan secara in siln. Sedangkan pengambilan sampel bahan organik, kandungan klorofil-qplankton dan nuhien (N dan P) dilakukan I kali dalam satu hari selama satu bulan di lima stasiun,kemudian dilanjutkan analisa laboratorium.Hasil penelitian menunjukan nilai bahan organik, nihat, phospor di perairan karamba lebihtinggi bila dibandingkan dengan kondisi perairan lepas, selain itu kondisi kualitas air yang mengalamiperbedaan antara perairan karamba dengan perairan lepas. Pengamatan terhadap tingkat saprobitasperairan melalui penghitungan TSI serta pengujian klorofil, nrenunjukan bahwa perairan karambacenderung masuk dalam klasifikasi perairan B-mesosaprobik sampai c- mesosaprobik sebagai akibatdari dampak kegiatan budidaya karamba jaring apung, sedangkan pada perairan iepas masuk dalamklasifikasi oligosaprobik, dengan demikian kegiatan leramba jaring apung menunjukan adanyapengaruh dari kegiatan kerambajaringapung terhadap tingkat saprobitas perairan.

 

Kata kunci : Karamba jaring apung, saprobitas perairan.

 


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan

Print ISSN :

0216-5449

2301-640X

ISSN OnLine : 977 2301640001

Alamat Redaksi

Dekan Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Gedung C lt. 2 Universitas Pekalongan

Jl. Sriwijaya No. 3 Pekalongan Telp. (0285)-421464, 42800 / 111